Senin, 19 September 2011

Tentang Daun

Lihat lah disana...masih di atas bumi ini. begitu gemulai iamelayang.menikmatisegala yang diberikan, dilimpahkan, dianugerahkan padanya. Tanpa banyak tanya.meski ia harus jatuh saat ia mulai cantik. Dia harus berpisah dengan kawan-kawan sedahan, seperjuangan. daun...

Aromanya mengalun. Ia tetap gemulai mengikuti angin yang menerbangkannya. Entah apa yang ia pikirkan begitu juga dengan aku. Entah apa yang kupikirkan saat melihat daun itu jatuh dengan begitu lembutnya. Tapi entah bagaimana aku melihatnya tersenyum...mungkin karena dia sudah tahu.entah karena diberi tahu, atau memang sudah tahu bahwa kejatuhannya hari itu telah termaktub dalam Lauful Mahfudz...

Sungguh aku terpesona. Aku terpesona akan warnanya.akan keanggunannya.akan keikhlasan senyumnya...

Daun..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar